Saturday, May 30, 2015

Cornel

Cornelis..
hanya sama kamu, pertama kalinya dalam hidupku, aku bisa berbicara seperti layaknya orang dewasa saling berbicara..
hanya sama kamu, aku bisa menahan semua emosi yang kurasakan.. 
rasa marah, rasa sedih, semuanya tertahan dalam ketenangan yang aku sendiripun tidak menyangka akan bisa terjadi kepada diriku...

Cornelis,
sejak awal, aku mencoba membatasi perasaanku terhadap kamu.. karena aku sadar, hubungan ini tidak jelas arahnya.. tidak tau kemana ujungnya...

tapi pada saat otakku membatasi, hatiku ternyata berlari sangat kencang, menembus batas yang sudah kuciptalan sendiri sebelumnya...

ya, hatiku ternyata memilih kamu.. hatiku berlabuh di kamu..
kenyamanan yang kurasakan saat bersamamu, membuat hatiku melonjak kegirangan tanpa tau apa konsekuensinya..

Cornelis,
jika ada satu doaku yang ingin sekali bisa dikabulkan Tuhan adalah "hilangkanlah perbedaan yang ada, karena aku tau Tuhanku dan kamu satu.."

Cornelis,
jujur aku sangat takut kehilangan kamu, takut kehilangan kenyamanan yang selama ini kamu berikan.. takut kehilangan segala rasa sayang yang walaupun kau tidak pernah ucapkan tapi jelas kurasakan..

Cornelis,
jangan tinggalkan aku sendiri di sini.. aku kehilangan arah, aku kehilangan tempatku berpijak..

Cornelis,
aku menyayangi dirimu bahkan mungkin lebih dari aku menyayangi diriku sendiri.. tinggallah bersamaku disini..

Cornelis Magrisal Samuel Allagan..
cuma kamu yang aku mau.. untuk saat ini, dan semoga untuk selama2nya...

No comments: